Minggu, 30 Januari 2011

Manfaat Kencur


Kencur adalah istilah Jawa untuk rimpang jenis panggilan, jika masyarakat Aceh disebut Ceuko, nama ilmiahnya adalah Kaempferia galangal.
Dia termasuk kerabat jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), jadi masih saudaranya kunir, jahe, kunci, dan sebagainya.

Seperti saudaranya, nama lain yang masih saudara, kencur punya kemiripan di sana-sini tanpa pertumbuhan batang dan membentuk rimpang di dalam tanah.
Rimpang ini adalah bagian tubuh yang paling penting, karena keuntungan. Kencur tanaman dapat hidup di mana saja, selama tanah gembur dan subur, dengan sedikit teduh.
Dengan melakukan proses penyulingan maka dari kencur tersebut akan menghasilkan minyak Atsiri, Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung lebih dari 23 jenis senyawa. Tujuh di antaranya mengandung senyawa aromatik, monoterpena, dan seskuiterpena.
Kandungan kimia yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah:
  • Pati (4,14%)
  • Mineral (13,73%)
  • Minyak astiri (0,02%)
  • Berupa sineol
  • Asam metal kanil
  • Penta dekaan
  • Asam cinnamic
  • Ethyl aster
  • Asam sinamic
  • Borneol
  • Kamphene
  • Paraeumarin
  • Asam anisic
  • Alkaloid, dan
  • Gom
Dengan kandungan zat kimia tersebut maka banyak dimanfaatkan sebagai obat, berikut adalah cara pemanfaatan kencur berdasarkan penyakit yang dapat diatasinya :
Influenza pada Bayi
Komposisi:
1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan dua lembar daun kemukus (lada berekor/cubeb).
Cara menyajikan :
kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat.
Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan diseputar hidung
Sakit Kepala
Komposisi:
2-3 lembar daun kencur.
Cara menyajikan :
daun kencur ditumbuk sampai halus.
Cara menggunakannya:
dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi.
Keseleo
Komposisi:
1 potong rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air.
Cara menyajikan :
kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi air secukupnya.
Cara menggunakan:
dioleskan/digosokkan pada bagian yang keseleo sebagai bedak.
Menghilangkan lelah
Komposisi:
1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah.
Cara menyajikan :
semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:
diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya.
Radang Lambung
Komposisi:
2 rimpang kencur sebesar ibu jari.
Cara menyajikan :
kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah.
Cara menggunakan:
ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh.
Batuk
a. Komposisi:
1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur diparut, kemudia ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cari menggunakan:
diminum dengan ditambah garam secukupnya.
b. Komposisi:
1 rimpang kencur sebesar ibu jari.
Cara menyajikan :
kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah.
Cara menggunakan:
airnya ditelan, ampasnya dibuang. Dilakukan setiap pagi secara rutin.
Memperlancar Haid
Komposisi:
2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:
diminum sekali sehari 2 cangkir.
Radang Anak Telinga
Komposisi:
2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan setengah biji buah pala.
Cara menyajikan :
kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2 sendok hangat.
Cara menggunakan:
dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.
Menghilangkan Darah Kotor
Komposisi:
4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 lembar daun trengguli, 2 biji cengkeh kering, adas pulawaras secukupnya.
Cara menyajikan :
semua bahan tersebut direbus bersama 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring.
Cara menggunakan:
diminum 2 kali sehari secara teratur.
Mata Pegal
Komposisi:
1 potong rimpang kencur.
Cara menyajikan :
kencur dibelah menjadi 2 bagian.
Cara menggunakan:
permukaan yang masih basah dipakai untuk menggoasaok pelupuk mata.
Diare
a. Komposisi:
2 rimpang kencur sebesar ibu jari.
Cara menyajikan :
kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring.
Cara menggunakan:
dioleskan pada perut sebagai bedak

b.  Komposisi:
2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya.
Cara menggunakan:
dioleskan pada perut sebagai bedak.
Masuk Angin
Komposisi:
1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
Cara menyajikan :
kencur dikuliti bersih.
Cara menggunakannya:
kencur dimakan dengan garam secukupnya, kemudian minum 1 gelas air putih. Dapat dilakukan 2 kali sehari.
www.AnneAhira.com

Selasa, 18 Januari 2011

'Yatim Piatu' Anak Muallaf Korea Warisi Hutang Rp 45 Juta. Ayo Bantu!!

'Yatim Piatu' Anak Muallaf Korea Warisi Hutang Rp 45 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah nasib yang dialami keponakan saya, Muhammad Fikri dan Dinda Syifa Ismail. Belum pupus kesedihan dari qalbunya saat ditinggal ayahandanya, Chang You Young (Muhammad Ismail Shaleh), seorang muallaf asal Korea menghadap Ilahi. Baru enam bulan berstatus sebagai anak Yatim, kini Fikri dan Dinda kembali berduka ditinggal ibundanya,  Elly Mariati menyusul jejak suaminya menghadap Ilahi.
Kesedihan menjalani sebagai anak yatim piatu (tanpa ayah dan ibu) itu masih harus ditambah lagi dengan beban yang tak kalah beratnya. Fikri dan Dinda harus mewarisi hutang puluhan juta kepada rumah sakit untuk biaya almarhum ibunya selama perawatan dan operasi penyakit kanker.
Dua bulan lalu (13/10/2010), voa-islam.com menyiarkan Suara Pembaca berjudul “Janda Muallaf Korea Butuh Bantuan Pengobatan dan Pendidikan Anak Yatim,” mengenai derita janda muallaf Korea yang butuh bantuan biaya untuk pengobatan di rumah sakit Darmais Jakarta.
Alhamdulillah, mengalirlah bantuan dari kamu Muslimin yang peduli, baik yang disalurkan langsung ke nomor rekening Elly Mariati, maupun melalui redaksi voa-islam.com. Bantuan yang tak ternilai bagi Elly Mariati untuk menebus resep dokter yang tiap hari dibutuhkannya.
Jum’at malam (5/11/2010) sekitar pukul 23.15, Mulyadi dari voa-islam.com menyampaikan dana bantuan dari para buruh migran Indonesia (TKW) di Hong Kong sebesar 1.600.000.
Di di lantai 4 Ruang Teratai I rumah sakit Darmais, Jakarta Barat itu, Elly nampak sedang menikmati bacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari MP4 yang dibawa kakaknya, Eros. Meski tubuhnya menderita penyakit kronis setelah dioperasi sebanyak 4 kali, ibu Elly masih bisa tersenyum menyambut tamu yang membezuknya. Bu Elly sangat terharu menerima bantuan yang datang jauh dari sesama muslimah di perantauan. “Terima kasih banyak ya Pak Mul, saya gak bisa balas ngasih apa-apa,” katanya.
“Kami juga minta maaf Bu, karena bantuan kami ini tidak seberapa,” jawab pemred voa-islam itu.
“Gak papa Pak Mul, terima kasih banyak, yang penting doanya. Minta doanya ya, Pak Mul,” jawab Bu Elly.
Sabtu pagi, Eros mengirim sms kepada voa-islam.com, mengabarkan bahwa Bu Elly sudah meninggal.
Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un… Ternyata pertemuan pemred voa-islam.com dengan Bu Elly malam itu adalah pertemuan terakhir (pamit-pisah).
Detik-detik meninggalnya Elly berlangsung sangat mengharukan. Jam 8 pagi, Elly Mariati masih sempat minta disambungkan via telpon gengam kepada Eros, kakaknya. Dalam pembicaraan itu Elly menitipkan kedua orang anaknya Muhammad Fikri dan Dinda Syifa Ismail  agar kakaknya mau merawat dan menyayangi kedua anaknya yang masih butuh kasih sayang belaian orang tua dan biaya sekolah untuk masa depan.
Kira-kira jam 09.30 WIB, Elly hanya didampingi ibunya yang sudah renta di rumah sakit Dharmais. Sang ibu minta ijin kepada Elly untuk membeli berbagai keperluan Elly sehari-hari seperti tissue, minyak angin, dll. Tak seperti biasanya, pagi itu Elly melarang ibunya untuk membeli keperluan tersebut
“Bu, aku gak perlu lagi barang-barang itu..!” ujarnya dengan logat Palembang yang kental. Sesaat kemudian, Elly minta agar ibunya mendekat. Setelah ibunya mendekat, Elly pun menarik leher ibunya sekuat tenaga yang tersisa. Setelah menciumi ibunya berulang kali, Elly pun melepaskan ciuman itu dengan tersenyum dan memejamkan mata. Tak disangka, ternyata Elly sudah tak bernyawa lagi. Elly menyusul jejak suaminya enam bulan lalu, menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Sabtu pagi tanggal 06 November 2010 pukul 10.00 WIB, Elly meneruskan perjalanan ke alam barzah, dengan meninggalkan dua orang anak yang kini berstatus yatim piatu.
Kira-kira jam 11.30 malam, kedua anak Elly (Fikri dan Dinda) baru tiba di Jakarta. Kesedihan pun memuncak. Kedua anak-anak Elly datang hanya dapat melihat jasad ibunya yang terbujur siap diantar ke makam.
Tak bisa dilukiskan dengan tulisan atau kata-kata, betapa kesedihan Fikri dan Dinda. Hanya bisa dilukiskan dengan linangan air mata yang deras mengalir. Kedua anak yatim piatu yang masih butuh kasih saying kedua orang tua itu hanya bisa mengantar perjalanan ibunya dengan shalat dan doa.
Usai pemakaman, Fikri dan Dinda yang masih berduka cita, masih harus berduka lagi memikirkan biaya sekolah di masa mendatang. Belum lagi warisan hutang dari ibunya sebesar empat puluh empat juta dua ratus tigabelas ribu tujuh ratus enam puluh empat rupiah (Rp 44.213.764,-) kepada rumah sakit yang harus dicicil. Alhamdulillah, dalam sebulan, biaya ini sudah terselesaikan berkat kemurahan para muhsinin yang peduli dan keringanan dari rumah sakit Dharmais.
Kini, tinggal hutang kepada Ibu Hindun sebesar 45 juta di Palembang. Fikri dan Dinda tak bisa berharap keringanan seperti yang dilakukan kepada pihak rumah sakit beberapa waktu lalu.
Berharap dari bantuan pamannya, Eros pun sulit. Hanya dari penghasilan yang tak menentu, mustahil bisa menutup kebutuhan biaya sebanyak itu dalam waktu singkat.
Melalui tulisan ini, keluarga anak yatim piatu Fikri dan Dinda berharap agar kaum muslimin dan aghniya terketuk hatinya untuk membantu meringankan beban mereka.
Rasulullah SAW bersabda:
“Aku dan pengasuh anak yatim kelak di surga seperti dua jari ini” (HR. Bukhari). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya.
“Sebaik-baik rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak yatim yang diperlakukan (diasuh) dengan baik, dan seburuk-buruk rumah kaum muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim tapi anak itu diperlakukan dengan buruk” (HR. Ibnu Majah).
Akhir kata kami ucapkan beribu-ribu terima kasih, semoga Allah membalas dengan melipatgandakan kebaikan. Aamiin.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

(Eros, kakak kandung Elly Mariati, pamannya Fikri dan Dinda)
Catatan redaksi:
  1. Pembaca yang berkenan membantu dan memerlukan informasi lebih lanjut bisa menghubungi redaksi voa-islam.com (0817.702050) atau kepada keluarganya ke nomor HP: 0878.8651.3321.
  2. Bantuan bisa langsung mengirim via rekening milik almarhumah: BCA an. Elly Mariati no rek. 7020.180.514 atau Bank Mandiri an. Elly Mariati no rek. 155.000.221.9346 melalui redaktur voa-islam.com.

Kamis, 13 Januari 2011

Infaq Keluarga Mujahid

Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapatkan petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus? [Al-Mulk 67:22]
 

Syaikh Anwar Al Awlaki --hafizhohulloh-- dlm risalahnya "44 cara membantu mujahidin", menyerukan agar kaum muslimin dapat berjihad dg harta, menggalang dana bagi mujahidin dan mengurus keluarga mujahid (baik yg msh berjihad, tertawan maupun yg tlh syahid),, berikut penjelasan beliau:

Rosululloh bersabda, "Mereka yang mengajak saudara-saudaranya berbuat baik, akan menerima pahala sama dengan sebanyak orang yang melakukan perbuatan baik itu." Dengan menggalan dana untuk para mujahidin, kaum Muslimin sekaligus menjalankan sunnah Rosululloh yang senantiasa beliau lakukan sebelum pergi berperang.

Mengurus keluarga Mujahid bisa dilakukan misalnya dengan melindungi keluarga mereka, memenuhi kebutuhannya dan memberikan bantuan finansial serta menjaga kehormatan mereka. Rosululloh saw bersabda; "Siapa saja dari kalian yang mengurus keluarga dan harta seorang mujahid akan menerima pahala setengah dari pahala berjihad." (HR Muslim)

-Kewajiban melindungi kehormatan para istri mujahid bagi orang-orang di sekitarnya, seperti kewajiban menjaga kehormatan ibu-ibu mereka. Jika seseorang yang tidak pergi berjihad berjanji untuk melindungi seorang istri mujahid tapi mengkhianati janji itu, pada hari Kiamat si mujahid akan diberitahu bahwa orang itu telah berkhianat maka si mujahid bisa mengambil semua pahala kebaikan orang yang berkhianat tadi. (HR Muslim)

-Siapa saja yang tidak pergi berjihad, tidak mendanai seorang mujahid, atau mengurus keluarga seorang mujahid, akan mengalami bencana sebelum ia meninggal (Abu Dawud).

Jika seseorang merasa takut akan keamanan keluarganya, setan akan memanfaatkannya dan mencegah orang bersangkutan pergi berjihad. Bahkan jika orang bersangkutan melawan godaan setan dan pergi berjihad, setan bisa menggodanya kembali dan melemahkan orang tersebut dengan membisikkan rayuan tentang orang-orang yang dicintainya yang ia tinggalkan. Oleh sebab itu, menjaga dan mengurus keluarga para mujahidin akan membantu meningkatkan moral para mujahidin dan oleh sebab itu Islam memberikan perhatian yang besar tentang kewajiban mengurus keluarga dan harta para mujahidin.

Mereka yang gugur syahid telah berjuang untuk Islam dan umat Islam. Mereka mengorbankan jiwa dan raga untuk saya dan untuk Anda. Itulah sebabnya keluarga para mujahidin gugur harus dilayani dan dihormati. Ketika Ja'far bin Abu Tholib gugur dalam perang Mut'ah, Rosululloh saw berkata pada isteri-isterinya, "Siapkan makanan untuk keluarga Ja'far karena mereka telah menunaikan urusan mereka", kemudia Rosululloh datang ke rumah Ja'far. (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Imam Ahmad meriwayatkan, ketika Rosululloh saw menerima kabar bahwa Ja'far gugur syahid, Rosululloh datang ke rumah Ja'far dan menyuruh isteri Ja'far agar memanggil anak-anaknya. Ketika anak-anak itu datang ke hadapan Rosululloh, Rosululloh saw memeluk dan mencium anak-anak Ja'far sambil meneteskan air mata. Asma, isteri Ja'far bertanya pada Rosululloh "apakah terjadi sesuatu?" Rosululloh berkata," Ya, Ja'far gugur hari ini." Asma berkata, ketika ia mendengar berita itu, ia menangis dan menjerit-jerit. Rosululloh pergi meninggalkannya dan meminta isteri-isterinya agar jangan lupa menyiapkan makanan untuk keluarga Ja'far karena keluarga Ja'far kesusahan karena urusan-urusannya.

Anak-anak para mujahid yang gugur membutuhkan para lelaki untuk menjaga dan mengurus mereka. Para istri mujahid yang gugur harus diberi kesempatan untuk menikah lagi, jika memang menginginkannya. Hal ini kata Syaikh Awlaki, membutuhkan perubahan pada dua kebiasaan di kalangan umat Islam.

Pertama, umat Islam harus mengubah pandangan negatifnya terhadap kaum perempuan yang bercerai dan janda. Stigma negatif terhadap kaum perempuan yang bercerai atau menjadi janda harus dihapus dari komunitas Muslim. Kedua, bersikap lebih toleran dengan isu poligami. Karena ini menjadi kebutuhan, apalagi di saat terjadi peperangan. Pada masa sahabat, tidak ada perempuan yang dibiarkan tanpa suami.

Mengurus keluarga para tawanan perang, pahalanya sama dengan mengurus keluarga para mujahid. Hal ini sangat penting menjadi norma yang kembali dihidupkan agar para mujahid yang ingin berjuang di jalan Alloh tidak khawatir jika mereka gugur atau ditawan, karena keluarga mereka akan ada yang mengurus.

selesai perkataan beliau. walhamdulillahi robbil'alamiin



maka,
Salurkan infaq terbaik antum utk keluarga para mujahid (janda dan yatimnya), maupun utk mereka yg tengah ditahan aparat thoghut melalui:

Bank Muamalat
#924.5206.639
an Oki Kuswanda

Tolong sebarluaskan info ini,
smoga menjadi amal sholih utk kita semua
aamiin. . .

Bagi yg ingin memasang di blog, berikut beberapa bannernya: (klik utk mendapatkan linknya)

Bantulah Saudara Kita

Assalamu'alaykum..
Bantulah Saudara Kita
Berita dari Abu Abdullah, Bantul, Yogyakarta

Kepada Kaum Muslimin yang di rahmati Allah Subhanahu wata'ala
sekiranya dapat membantu untuk mendukung Perpustakaan Masjid di daerah Bantul Yogyakarta.Yuk kita ikutan membantu menyumbangkan buku-buku ke-Islaman baik berupa Al Qur'an, kitab/buku, majalah,  maupun media pendidikan lainnya.

Bagi se-siapa yang berbaik hati menyumbang, silakan menghubungi no hp 0818-873252.
Semoga Allah Ta'ala membalas kepada Anda dengan berlipat ganda.

Wassalam

Selasa, 07 Desember 2010

For you.... yang suka kerajinan Tangan

  q kasi link ini yaaaaaaaa
http://www.rumahcraft.com/index.php?act=viewCat&catId=65

hahaha lagi gag ada kerjaan nieeee, males taruh di daftar link....;p

Spesial bwt pembaca Harun Yahya ^^

    Ni ada web bagus, bwd yang suka baca2 khusus na penggemar Harun Yahya....

http://www.harunyahya.com/indo/m_book_qtype1_catall_post1_pno1.htm





met baca deeewwwwwwhhhhh...............

Kamis, 02 Desember 2010

Novella: Cerita Cinta | Baca Novel, cerita Gratiss !!!

      Bagi yang suka yang gratis-gratis, ni ada satu bwaaad kamu....
http://www.ilmuiman.net
hahahahahaha............